JAKARTA -- Hawa pendingin ruangan menggigit kulit. Sekitar tujuh ratus orang memenuhi ballroom lantai 9 Gedung Bapindo, Jakarta ,malam itu (21/7). Pandangan mereka tertuju pada seorang perempuan berkulit coklat yang berseru lantang di atas panggung.
“Tuhan sedang mencari seseorang untuk diberi kekayaan dan pengaruh besar. Apakah Anda siap? Apakah Anda bisa dipercayai?”
Perempuan itu bernama Pat Francis, seorang dokter radiologi. Dia pendiri dan gembala Kingdom Covenant Ministries di Kanada. Dr. Francis juga menjadi presiden direktur dari beberapa organisasi dan perusahaan yang dikelola dengan menerapkan prinsip-prinsip Kerajaan Allah.
Selama hari (21 Juni-23 Juni 2009), Dr. Francis mengajar cara berbisnis dan menjadi orang berpengaruh di setiap bidang usaha, sekaligus memiliki integritas dan kredibilitas. Dr. Francis juga membagikan strategi menghadapi tantangan untuk mewujudkannya. Dr. Francis mengungkapkan, menurut alkitab, orang Kristen mesti menjadi solusi bagi masyarakat sekitarnya.
Acara ini merupakan konferensi tahunan, yang diadakan oleh Yayasan Maria Magdalena, dengan tajuk Marketplace Ministry Conference “Establishing Kingdom Enterprise”. Ini adalah tahun kedua secara berturut-turut Tuhan berbicara melalui Dr. Francis mengenai dunia kerja.
Dalam konferensi ini, Francis menceritakan pengalamannya ketika mengubah kehidupan anak-anak putus sekolah menjadi wiraswasta, mantan pengguna narkoba menjadi dokter. Semua itu melalui bisnis dan program pendidikan yang dia jalankan.
”Saya bersemangat karena dalam seminar ini kita membicarakan tentang bisnis yang diberkati. Dunia saat ini sedang dilanda krisis ekonomi global. Tapi, apa yang sedang Tuhan katakan?” tuturnya.
Dia mengungkapkan beberapa tokoh dalam kehidupan alkitab, yang menjadi solusi dan menemukan inovasi di saat dunia dilanda krisis. Misalnya, Yakub yang menemukan inovasi saat krisis dan Ishak yang menjadi milyuner saat kelaparan terjadi. Situasi pada masa itu tak jauh beda dengan masa sekarang, yang tengah dilanda krisis ekonomi global. Wabah penyakit seperti flu babi dan flu burung yang menyerang. Belum lagi, kekacauan, korupsi, manipulasi dan terorisme.
“Kenapa bukan saya yang menjadi solusi? Kenapa bukan Anda yang menjadi solusi?” ujar Dr. Francis.
Dr. Francis memang kerap menjadi pembicara konferensi internasional mengenai tema-tema tersebut. Dia juga anggota ”The Women Presidents Organization”, sebuah organisasi para presiden direktur di Amerika Utara.
Ada beberapa hal yang dihadapi pengusaha di dunia bisnis yang membuat mereka kerja keras tapi tidak ada hasil. Bermimpi besar tapi tidak kunjung terjadi.
Ini merupakan kedua kalinya Pat Francis diundang ke Jakarta oleh Ps. Indri Gautama, pendiri Yayasan Maria Magdalena dan gembala senior Gereja Generasi Apostolik. Selain Francis, pembicara lainnya adalah Juhono S. Sudirgo dari GBI Gilgal.
“Ada beberapa hal yang dihadapi pengusaha di dunia bisnis yang membuat mereka kerja keras tapi tidak ada hasil. Bermimpi besar tapi tidak kunjung terjadi. Di konferensi ini, mereka bisa belajar membangun usaha dengan prinsip kerajaan Allah. Bagaimana caranya pengusaha dapat terbang tinggi bagai rajawali,” jelas Ps. Indri Gautama.
Konferensi dengan 30 persen peserta datang dari luar kota, seperti Ambon, Timika, Jayapura, Sorong, Denpasar, Manado, Balikpapan, Lumajang, Jember, Surabaya, Malang, Medan, Bitung (Sulawesi Utara), Bandung. Bahkan, ada peserta dari Jepang.
Hal yang berbeda dibandingkan konferensi tahun-tahun sebelumnya adalah digelarnya beberapa usaha anak-anak Tuhan yang dikembangkan karena dan untuk melayani visi Tuhan yaitu: Jeuno, Komodo Coffee, Seven Strings Music School, Hurricane, The Kuningan Place,
Konferensi tahun depan, Dr. Pat Francis rencananya akan hadir dan berbicara lagi dengan kita.
Informasi mengenai Konferensi Mitra Kerja
- Invading the Marketplace Conference 2010
- Establishing Kingdom Enterprise
- Menjadi Solusi di Tengah Krisis
- Kekayaan Untuk Tujuan Tuhan












.jpg)


